NEWS24.CO.ID

Economy

Kabar Gembira, Rupiah Berpotensi Terus Menguat Mengikuti Tren COVID-19 yang Semakin Membaik

NEWS24.CO.ID

Foto : Tempo Foto : Tempo
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID - Nilai tukar rupiah antarbank di Jakarta berpotensi menguat seiring meredanya pandemi COVID-19 di Tanah Air. Pagi ini, 21 September, rupiah melemah 10 poin atau 0,07 persen menjadi Rp14.253 per dolar AS dari penutupan perdagangan sebelumnya di Rp14.243 per dolar AS.

“Nilai tukar rupiah berpeluang menguat hari ini terhadap dolar AS menyusul penguatan nilai tukar regional pagi ini dan dibantu oleh sentimen positif domestik karena level PPKM di Jawa Bali diturunkan dan tidak ada wilayah yang berada di level 4,” ujarnya. Pengamat pasar valas Ariston Tjendra, Selasa.


Read More : Luhut Sebut Jika IMF Kagum Dengan Pemulihan Ekonomi Indonesia Meski Ditengah Pandemi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan pada Senin malam, 20 September, bahwa tidak ada wilayah di Jawa dan Bali yang menerapkan pembatasan mobilitas masyarakat atau PPKM Level 4.

Tim Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) mengatakan angka reproduksi efektif COVID-19 Indonesia di bawah 1, atau 0,98, pertama kali selama pandemi.


Read More : Staf Sri Mulyani Klarifikasi Utang Tersembunyi Sebesar Rp245 Triliun ke China

Jumlah kasus harian COVID-19 juga menunjukkan tren yang membaik. Pekan lalu, negara itu mencatat kurang dari 2.000 kasus baru dan jumlah kasus aktif di bawah 60.000. Di Jawa dan Bali, jumlah kasus harian anjlok hingga 98 persen dari puncaknya pada 15 Juli 2021.

NEWS24.CO.ID

Can be read in English and 100 other International languages


Loading...

Related Article