NEWS24.CO.ID

Nasional

Tarif Masuk Pulau Komodo Kontroversial Ditunda Sesuai Instruksi Jokowi

NEWS24.CO.ID

Tarif Masuk Pulau Komodo Kontroversial Ditunda Sesuai Instruksi Jokowi Tarif Masuk Pulau Komodo Kontroversial Ditunda Sesuai Instruksi Jokowi
https://swastikaadvertising.com/

NEWS24.CO.ID - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno pada Senin memastikan kenaikan tarif masuk Pulau Komodo dan Pulau Padar yang signifikan akan ditunda hingga 1 Januari 2023. Ia juga mengatakan pemerintah akan mensosialisasikan rencananya lebih masif.

Ditanya apakah keputusan ini telah disetujui oleh Presiden Joko “Jokowi” Widodo, Sandiaga Uno mengatakan ini sebenarnya adalah instruksi yang datang dari Presiden awal pekan lalu, dan bahwa kebijakan yang diambil telah dikomunikasikan kepadanya.


Read More : Paus Fransiskus Jangan Seret Timur Tengah Ke Dalam Konflik Yang Lebih Luas

"Jadi ini sesuai arahan Presiden," katanya saat ditemui usai rapat kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 8 Agustus 2022.

Menjelang tarif baru berlaku, Sandiaga mengatakan pemerintah akan menyiapkan komunikasi yang transparan dalam beberapa bulan ke depan. “Kami ingin menampung semua aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat,” kata Sandi.


Read More : Puan Minta Petugas Siaga Di Titik titik Rawan Pada Puncak Arus Balik Lebaran

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT) Zet ​​Sony Libing pada Senin membenarkan kepada Tempo bahwa pihaknya resmi menunda kenaikan tarif masuk ke Pulau Komodo dan Pulau Padar. Dia mengatakan, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat memutuskan untuk menundanya hingga akhir tahun ini, atau 31 Desember. 

Artinya, tiket masuk sebesar Rp3,75 juta per individu ke Pulau Komodo dan Pulau Padar akan diberlakukan mulai 1 Januari 2023. 

Loading...

Related Article