NEWS24.CO.ID

International

7 K-Drama yang Menantang Stigma di Korea Selatan

NEWS24.CO.ID

7 K-Drama yang Menantang Stigma di Korea Selatan 7 K-Drama yang Menantang Stigma di Korea Selatan
www.jualbuy.com
https://swastikaadvertising.com/

NEWS24.CO.ID - Terkadang melalui pengaruh hiburan Korea, ada kalanya berbagai stigma di Korea Selatan ditantang.

Baik itu stigma tentang penyakit mental atau stigma yang berkaitan dengan bunuh diri, disabilitas, dan komunitas LGBTQ+, selalu menggembirakan untuk melihat K-drama mengangkat topik ini. 

Meskipun K-drama terkadang tidak terlalu adil, mereka masih memicu percakapan. 

Ada banyak K-drama, terutama dalam beberapa tahun terakhir, yang menyentuh banyak masalah ini, tetapi inilah tujuh K-drama yang benar-benar memicu diskusi dan kesadaran.


Read More : JK Rowling menerima ancaman pembunuhan setelah serangan terhadap Salman Rushdie

1.“It’s Okay to Not Be Okay”

Moon Kang Tae ( Kim Soo Hyun ) bekerja sebagai pengasuh di rumah sakit jiwa.

Ketika dia bertemu dengan seorang wanita bernama Go Moon Young ( Seo Ye Ji ), yang menulis buku anak-anak yang gelap, dia sangat menyukainya.

Dia bertekad untuk memenangkan hati Kang Tae, tapi Kang Tae tidak bisa diganggu dengan asmara dan hubungan karena dia mengabdikan diri untuk merawat kakaknya Moon Sang Tae ( Oh Jung Se ), yang autis.

Ada berbagai karakter di sepanjang cerita yang menyoroti kesehatan mental. 

Dan meskipun serial ini berlatar di rumah sakit jiwa, perjuangan kesehatan mental yang dihadapi semua karakter adalah hal yang lazim. 

Drama ini juga menunjukkan contoh spesifik, seperti Moon Kang Tae menunjukkan Moon Young mekanisme koping yang disebut pelukan kupu-kupu untuk membantu ketika dia merasa sangat cemas. 

Jenis paparan ini sangat penting dalam memerangi segala jenis stigma yang datang dengan kesehatan mental, terutama di Korea Selatan. Ini menunjukkan bahwa penting untuk mencari bantuan saat dibutuhkan.

2. "It's Okay, That's Love"

"It's Okay, That's Love" menempatkan Anda pada rollercoaster emosi. Ini adalah seri yang akan menghancurkan hati Anda tetapi juga menarik hati Anda pada saat yang sama.

Ceritanya berkaitan dengan topik penyakit mental dan romansa, yang dapat dikaitkan dan ditarik oleh banyak orang mulai hari ini. Dan ketika Anda memiliki dua pemeran utama seperti Jo In Sung dan Gong Hyo Jin , Anda dijamin menjadi seri yang bagus.

"It's Okay, That's Love" memiliki kisah cinta yang hebat, tetapi juga menyoroti pentingnya kesehatan mental, terutama melalui karakter utama yang diperankan oleh Jo In Sung. 

Dia memerankan Jang Jae Yeol, seorang penulis yang menderita skizofrenia dan mampu mengenali bahwa dia membutuhkan bantuan sebagai orang dewasa. Dia terbuka untuk Ji Hae Soo (Gong Hyo Jin), dan dia mampu memberinya bantuan yang dia butuhkan. 

Dukungan dan keterbukaan yang ditunjukkan dalam K-drama ini sangat penting untuk membantu meringankan stigma yang melingkupi kesehatan mental di Korea, dan itu menunjukkan bahwa tidak apa-apa jika seseorang meminta bantuan jika diperlukan.

3. "The Universe's Star"

Ketika Byul Yi ( Ji Woo ) meninggal dalam kecelakaan mobil yang tragis, dia menjadi malaikat maut. Byul Yi adalah penggemar berat Woo Joo ( Suho ), seorang penyanyi terkenal. Dia menghabiskan hari-harinya sebagai malaikat maut, terus menggilai Woo Joo. Seiring cerita berlanjut, kita mulai belajar lebih banyak tentang kehidupan pribadi Woo Joo. Dia tidak sepopuler dulu dan sedang berjuang untuk membuat lagu hit untuk mendapatkan kembali popularitasnya. Dia juga mengalami depresi, yang mengharuskan dia untuk minum obat.

"The Universe's Star" secara khusus berfokus pada konsekuensi negatif yang datang dengan tekanan menjadi idola top.

Penyakit mental bukan hanya topik yang hampir tidak dibicarakan di Korea, tetapi juga merupakan kenyataan yang dialami banyak idola. Kekalahan, perasaan rendah diri, depresi, dan perasaan tidak bahagia secara keseluruhan adalah semua hal yang dialami oleh banyak idola. Serial ini menunjukkan naik turunnya kehidupan idola, mengungkapkan bahwa kesehatan mental adalah perjuangan dan harus dibicarakan.

4. “Our Blues”

“Our Blues” adalah serial yang dibintangi oleh beberapa nama yang sangat terkenal termasuk Han Ji Min , Kim Woo Bin , Lee Byung Hun , Shin Min Ah , Cha Seung Won , Lee Jung Eun , Kim Hye Ja , dan banyak lainnya. Ini diatur di Pulau Jeju yang indah, dan itu menunjukkan berbagai masalah dan masalah kehidupan nyata yang dialami para karakter.

Banyak sekali topik dan isu yang diungkap dalam serial ini, seperti disabilitas, depresi, single parent, bahkan aborsi. Isu lain yang disinggung adalah kehamilan remaja dan bagaimana dua remaja yang terlibat, Bang Yeong Joo (Roh Yoon Seo) dan Bae Hyun Sung (Jung Hyeon), memutuskan untuk mempertahankan bayi mereka.

Dalam masyarakat Korea, pemikiran tentang kehamilan remaja sangat diremehkan. Tetapi “Our Blues” memberikan sedikit kenyamanan dan kepastian bahwa itu memang terjadi dan bahwa ada pilihan untuk menghadapi situasi seperti ini. Meskipun itu hanya sebagian kecil dari seri, itu menunjukkan kepada orang-orang bahwa adalah mungkin untuk memiliki kehidupan bahkan ketika hamil sebagai remaja.

5.  “Semantic Error”

Woo Young Woo ( Park Eun Bin ) adalah seorang pengacara jenius yang memiliki autisme. Dia telah mampu menghafal buku-buku hukum sejak usia muda, yang membuatnya memiliki pekerjaan di sebuah firma hukum sebagai orang dewasa.

Dia bekerja dengan tim pengacara yang sangat mendukung yang membantu mereka yang pantas mendapatkan keadilan. Dia juga membentuk garis cinta dengan rekan kerja di firma hukum bernama Lee Joon Ho ( Kang Tae Oh ).

Serial ini berpusat di sekitar pemeran utama wanita yang didiagnosis dengan autisme di usia muda. 

Dengan ini, dia memiliki IQ luar biasa 164, dan benar-benar tidak ada yang bisa menghentikannya dalam hal pengetahuan.

 Jenis cerita dan kesadaran seperti ini telah membawa cahaya positif bagi komunitas autisme di Korea Selatan, menunjukkan kepada publik bahwa ada lebih dari sekadar diagnosis. Pikiran dan jiwa Woo Young Woo ditangkap dengan indah, terutama melalui interaksi yang dia lakukan dengan orang-orang yang dapat dia tarik ke dalam dunianya. 

Autisme adalah topik yang perlu dibawa ke garis depan diskusi sosial di masyarakat, dan ini hanya langkah kecil ke arah yang benar.


Read More : Satu tewas, 17 terluka setelah kendaraan menabrak kerumunan di Pennsylvania

6. “Good Doctor”

“Good Doctor” dibintangi Joo Won sebagai Park Shi On, seorang dokter yang menderita autisme.

Meskipun ia dianggap memiliki kesadaran sosial seorang anak berusia 10 tahun, ia adalah seorang jenius dan menjadi ahli bedah anak yang sukses. Dia ditempatkan di rumah sakit bersama Kim Do Han ( Joo Sang Wook ), ahli bedah anak lainnya, dan keduanya sering berdebat tentang berbagai kasus.

“Good Doctor” adalah salah satu serial K-drama pertama yang memiliki karakter autis sebagai pemeran utama. 

Sama halnya dengan “Pengacara Luar Biasa Woo,” Park Shi On juga seorang jenius. Park Shi On memiliki banyak pesona, dan karakternya memberikan kesempatan untuk topik ini dibicarakan. Dari seri ini muncul banyak karakter autis lainnya dalam peran utama. 

Serial ini sangat disukai sehingga ada juga spin-off Amerika yang masih ditayangkan. Keberhasilan itu sangat besar untuk membawa kesadaran dan diskusi.

7. “Semantic Error”

Drama romantis kampus ini dibintangi oleh Jaechan DONGKIZ sebagai Chu Sang Woo dan Park Seoham sebagai Jang Jae Young. Kedua siswa benar-benar berlawanan dalam kepribadian dan agak kesal satu sama lain ketika mereka pertama kali bertemu.

Tapi ini berkembang menjadi perubahan dalam hubungan mereka, yang melibatkan beberapa perasaan dan romansa yang sangat intens.

Ada beberapa kemajuan dalam industri hiburan Korea dengan penerimaan dan paparan komunitas LGBTQ+.

Banyak dari ini telah datang dalam bentuk drama BL, serta serial realitas pertama yang menampilkan pemeran LGBTQ+ berjudul “Merry Queer.” Terlepas dari stigma tersebut, drama tentang komunitas LGBTQ+ perlahan-lahan diangkat ke publik Korea, menunjukkan kepada orang-orang bahwa cinta adalah cinta, dan bahwa setiap orang harus diterima secara setara. “Semantic Error” mendapatkan penggemar dari seluruh dunia, dan bahkan telah dibuat menjadi film yang akan dirilis pada 31 Agustus 2022.

NEWS24.CO.ID

Can be read in English and 100 other International languages


Loading...

Related Article