NEWS24.CO.ID

Nasional

Jokowi Klaim Jika PPKM Cukup Efektifitas : Tidak Perlu Lockdown

NEWS24.CO.ID

Foto : Tempo Foto : Tempo
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara pada Jumat mengklaim pembatasan kegiatan masyarakat darurat (PPKM) yang diberlakukan pemerintah pada 3-20 Juli efektif mengurangi kasus COVID-19. Dia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan pernah mempertimbangkan untuk memberlakukan penguncian.

Indonesia saat ini menerapkan pembatasan PPKM berbasis level dengan pelonggaran regulasi untuk beberapa sektor usaha mikro.


Read More : Gugus Tugas Serukan Kewaspadaan Cegah Gelombang Ketiga COVID-19

“Dari aspek kesehatan kita bisa mengatasinya, tapi dari sisi ekonomi harus terus berjalan. Lockdown seperti yang diadopsi orang lain tidak mungkin karena itu berarti penutupan total. Bahkan dalam keadaan darurat PPKM yang semi-lockdown, beberapa daerah berteriak meminta dibuka kembali,” kata Presiden dalam acara yang ditayangkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden pada 30 Juli lalu.

Menurut Jokowi, PPKM darurat ini cukup berhasil menurunkan angka Covid-19 dan rasio pendudukan ranjang rumah sakit yang sempat melonjak sebelum pembatasan.


Read More : Jakarta Cetak Rekor Kasus Harian COVID-19 Terendah Sejak Juni 2021

Presiden mengimplikasikan bahwa pemberlakuan lockdown tidak akan menjamin penyebaran COVID-19 dapat dibendung.

“Setidaknya kita bisa memperlambat laju kasus dengan PPKM darurat, meski dalam laju lambat, tapi setidaknya kita bisa menerapkan 'rem',” kata Jokowi, “Saya pribadi sudah mengecek hunian tempat tidur pagi ini. Dan rasio RS Wisma Atlet turun dari 90 persen menjadi 38 persen.”

NEWS24.CO.ID

Can be read in English and 100 other International languages


Loading...

Related Article