NEWS24.CO.ID

Crime

Terkait Insiden Mematikan, Penumpang Dilarang Bawa Pisau Kedalam Kereta Peluru Shinkansen di Jepang

NEWS24.CO.ID

Kereta Peluru Shinkansen Kereta Peluru Shinkansen

NEWS24.CO.ID - Kementerian transportasi Jepang akan melarang penumpang kereta api membawa pisau mulai April 2019, menyusul langkah-langkah keamanan baru menyusul penusukan fatal pada  Kereta Peluru Shinkansen pada Juni 2018 lalu, kata pejabat Selasa.

Kementerian Tanah, Infrastruktur, Transportasi, dan Kementerian Pariwisata mengatakan operator kereta api dapat memaksa penumpang keluar dari kereta api mereka jika terjadi pelanggaran, meskipun efektivitas langkah-langkah baru masih belum jelas karena operator tidak akan diminta untuk memeriksa semua bagasi.

Menurut rancangan versi revisi dari peraturan menteri yang mengatur barang bawaan, pisau, kapak, gergaji dan gunting diperkirakan akan ditambahkan ke daftar barang-barang terlarang. Membawa bahan peledak atau bahan yang mudah terbakar ke kereta api sudah dilarang.

Kementerian telah mempertimbangkan langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan di kereta sejak seorang pria berusia 20-an mengamuk pada 9 Juni atas sebuah Nozomi shinkansen kereta peluru yang menuju Shin-Osaka Station dari Tokyo, menewaskan seorang pria 38 tahun dan melukai dua wanita berusia 20-an.

 

Baca Juga :
Perkosa Puluhan Anak-Anak, Sersan Asal Thailand Ini Ternyata Idap HIV

 

Sejak insiden itu, operator kereta peluru telah meningkatkan jumlah penjaga keamanan dan patroli di kereta api dan mulai memberikan pelatihan bagi awak dan staf kantor tentang bagaimana menanggapi situasi darurat.

Operator kereta peluru Shinkansen juga telah meningkatkan jumlah kamera pengintai interior setelah seorang pria membakar dirinya hingga mati di kereta peluru, menewaskan seorang wanita dan melukai banyak penumpang pada tahun 2015.

 

 

 

NEWS24.CO.ID/RED/DEV

NEWS24.CO.ID

Can be read in English and 100 other International languages


Related Article